Haruskah anak kita lahir ke dunia?

Pagi ini saya melihat sebuah film pendek yang cukup simple, namun sangat menyentuh. Sebuah film yang dibuat untuk sebuah campaign sebuah brand yang sudah sangat familiar dengan masyarakat Indonesia, khususnya keluarga kami karena salah satu anggota keluarga kami ada yang bekerja di perusahaan ini.

Film pendek dengan sebuah judul “Mengapa melahirkan anak ke dunia ini?” sebelum melihat film pendek itu saya menjawab dalam hati “tentu saja perlu melahirkan seorang anak ke dunia ini, karena mereka akan menjadi buah cinta kita dengan suami“.

Namun, saat saya mulai melihat film pendek tersebut, saya mulai terhenyak, saya meneteskan air mata…saya pernah merasakan apa yang mereka rasakan, menunggu kelahiran anak ke dunia ini memang diliputi kebahagiaan akan tetapi juga kekhawatiran dengan keadaan kita saat ini, lingkungan yang akan dia tinggali, dunia yang akan dia tempati. Kita bisa saja mengabaikannya, akan tetapi untuk orang seperti saya, hal ini pernah saya pikirkan sehingga saya berpikir haruskah anak saya lahir saat ini.

Seperti halnya para calon orang tua di dalam film pendek ini, saya sadar bahwasannya dunia ini membutuhkan mereka untuk masa depan yang lebih baik. Karena kita memberikan kesempatan untuk mereka untuk menciptakan masa depan lebih cerah, memberikannya kesempatan menciptakan technology agar tercipta makanan sehat, air bersih, dunia yang hijau dan juga bertemu dengan pasangan sehingga melahirkan anak cucu kita.

Kita mengharapkan perubahan dari mereka, akan tetapi tentu saja semua diawali dari kita sendiri. Dari tindakan-tindakan kecil kita terhadap lingkungan dan juga orang-orang sekitarnya karena dunia ini membutuhkan lebih banyak orang baik yang insyaallah salah satunya adalah anak kita.

Film pendek ini secara tidak langsung mengajak kita untuk melakukan perubahan melalui tindakan-tindakan kecil, seperti tidak membuang sampah sembarangan, melakukan penghijauan dari lingkungan terdekat, tidak merokok agar kita bisa memiliki paru-paru lebih sehat, lebih peduli terhadap sesama karena sesungguhnya banyak orang yang belum mendapatkan kesempatan yang sama dengan kita dalam mendapatkan makan, tempat tidur, pendidikan yang cukup dan juga kasih sayang.

Semoga Film pendek ini dapat memberikan rasa yang sama untuk sahabat semua…

Advertisements

8 thoughts on “Haruskah anak kita lahir ke dunia?

  1. udah nonton kemaren lama banget di FB, hehehe..

    tapi beneran loh, kekhawatiran aku adalah peningkatan suhu bumi yang makin panas dari hari ke hari. Jangankan nanti 20 tahun lagi. Lah wong sekarang juga udah beda bgt dengan waktu aku kecil kok..

    • Ha ha ha
      Bener kok Nie…selain panas bumi yg aku khawatirin adakah menipisnya stock air bersih krn sekarang aja air PAM di tempatku srg kali kuning2, untuk masak kami selalu membeli air galon…

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s