1 Minggu Liburan di Malang – Part 2

Rabu, 12 Desember 2018. Semua bangun lebih awal biar ga kejebak macet dan bisa selesai touring di seluruh area destinasi kami.

Jam 8.30 kami keluar rumah dan langsung menjemput Kakak di rumahnya bersama istri dan anaknya. Karena saya memang niat dari awal mau ngajak jalan-jalan bareng ponakan agar anak-anak semakin akrab.

Zafa dengan 2sepupunya

Zafa dan dua sepupunya 🙂

Karena banyak berhenti di sana dan sini untuk beli ini dan itu kami sampai di Dino Park, Jatim Park 3 yang berlokasi di Beji, Batu tepat jam 11 di mana waktu buka adalah  jam 11.00 – 17.00 WIB.
Dino PARK Entrance

Oh ya, saya lupa bilang kalau destinasi yang diangan-angankan Zafa ini adalah DINO PARK! Karena tiket sudah saya beli lewat Traveloka jadi saya langsung bisa tuker ke loket yang ada di lantai dasar dan hanya ngantri sebentar.

Dino park 1
Sebelum masuk ke Dino Park, saya dan semua ingin sekali berfoto-foto dulu tapi sayang belum dapat foto bagua Zafa udah ga sabar banget buat masuk. Dia lompat-lompat kegirangan. “Yippy!yippy! Dinosaurus!”
Saya mikir Zafa bakal shock melihat size Dino seperti saat melihat Gajah pertama kalinya. Karena semua mainan Dino yang dia miliki ukurannya kecil begitu lihat aslinya shock!

Dinopark

Akan tetapi, Alhamdulillah Zafa tidak shock dengan size Dinosaurus-nya akan tetapi sempat sedikit terkejut dengan Dino yang bisa bergerak-gerak. Dia ga mau dekat-dekat tapi penasaran. Akan tetapi setelahnya dia mulai cuek dan mulai happy foto-foto.

Dino Park, Zafa ingin kesana lagi!

Zafa memang sudah saya sounding kalua nanti di Malang akan kami ajak ke Dino Park, jadi setiap kali kami start jalan selalu Tanya “Kita mau ke Dino Park, ya?” Hehehe. Jadi, saat tahu kami on the way kesana gak ada hentinya dia Tanya “sudah mau finish line, ya?” (finish line = sudah sampai pengertian Zafa).

Dino Park ini ada di Jatim Park 3. Di sana sebenarnya tidak Cuma Dino Park ada juga The Legend yang isinya lebih mirip miniature dunia, ada para super hero dan orang-orang penting seperti para pemimpin dunia. Jika ingin touring ke Dino Park dan The Legend bersamaan ambil saja paket, tiketnya lebih murah yaitu Rp. 170,000/pax jadi bisa hemat Rp. 35,000/pax. Untuk The Legend sendiri di buka dari jam 13.00 WIB – 21.00 WIB. Kalau saya Cuma ambil Dino Park saja karena kan kami kesini memang untuk Zafa agar bisa melihat Dinosaurus yang sudah pasti di Bali belum ada, hehehe.

Zafa Favorite Places

Jika tidak kuat berjalan kaki, sebenarnya ada disewakan electric bike yang harganya Rp. 100,000/bike. Kalau kaya gini saya jadi inget pas ke Bali Zoo, saat Zafa masih satu tahunan. Saya lupa bawain stroller karena bayangan bakal jalan dan capek gendong akhirnya swa stroller dan endingnya ga kepake sama sekali karena Zafanya minta digendong Om-nya sambal lihat binatang, hahaha. Ya, artinya di Dino Park ini kami nikmati dengan berjalan kaki.

Di bagian pertama pintu masuk Dino Park kita akan memasuki area museum. Di area ini kita akan disambut oleh para Dino dengan aumannya. Kita lanjutkan jelajah masuk ke Museum di sana ada berbagai informasi seperti Anatomi Dinosaurus, jenis-jenisnya dan berbagai macam informasi mengenai Dinosaurus lainnya. Bahkan di sana kita diberikan kesempatan menemukan fosil dari Dinosaurus dengan sebuah alat deteksi. Turun ke lantai bawah, Kita menemukan sebuah tempat yang disetting seolah layaknya habitat Dinosaurus betulan, jadi kita bisa berimajinasi, seperti ini ya jaman Dinosaurus itu. Lanjut turun, kita lakukan antrian masuk ke kereta untuk menikmati film pendek tentang Dinosaurus dan lanjut jelajah 5 jaman. Nampak real, sayangnya bangunan tinggi di belakangnya kelihatan jadi menghilangkan kesan real-nya. Hehehe.

Setelah tour lima jaman Dinosaurus, kami lanjut touring dengan jalan kaki melewati Jembatan akar, karena sudah masuk Dzuhur kami pun beristirahat untuk sholat Dzuhur di Musholah yang lokasinya dekat dengan Negeri 1001 malam dengan para Dino dan Super hero-nya. Negeri 1001 malam ini yang jadi bercandaan para suami dan kakak saya, jangan-jangan investor dari Arab ini. Mereka mencari koneksi antara Dinosaurus dan Negeri 1001 malam :D.

negeri 1001 malam

Sampai di sini perjalanan masin setengah lho….karena ada juga Aquarium 4D. Senangnya beli minuman dan makanan di sana itu harganya masih reasonable gak kaya di Bali, makanan di dalam tempat wisata harganya bisa berlipat-lipat, Hahaha. Di sini bahkan ada Street food, ya jual sate dari frozen seafood yang dijual 10ribuan pertusuk dan berbagai makanan ringan yang hits lainnya. Banyak Wahana Gratis bisa dinikmati seperti Bom-bom Car, Sejenis Mary Go Around buat anak-anak dan ada banyak lagi. Karena suasana mendung pun gerimis kami juga melewatkan Dragon Boat yang merupakan family riding yang juga bisa kita nikmati gratis! Duh, Rp. 75,000 banyak banget sih yang bisa kita nikmati pantes saja ramai banget. Di samping terjangkau juga keren. Cuma tetap ya…kami berharap mereka menaruh beberapa ATM di sekitaran area Food Court karena kami run out of cash! Dan ga ada yang bisa menerima payment dengan EDC. Sayang, kan?.

House of Santa

Zafa ini karena dia termasuk yang super exciting di antara kami ber-sepuluh termasuk ponakan yang usia 10 bulan, hehehe jadinya dia nyeretin Bapaknya buat jalan duluan. Dia juga termasuk yang ga ada capeknya di antara kami. Pakdhenya yang sudah kelelahan pun menyerah saat Zafa bilang “Zafa belum capek, Pakdhe” alamaaakkk, Pakdhenya udah minta ampun, hahaha. Ini teman-temannya pake batre, Zafa pake Accu kayanya 😀

Masuk Ashar kami lapar, saya sih gak lapar karena banyak banget beli cemilan pas Zafa main sama Pakdhe-nya. Meskipun belum semua selesai kami jelajah, sekitar 15% yang belum kami jelajah kami tetap memutuskan cabut. Arah tujuan kami alun-alun kota Batu. Di sana maunya cari makan yang mumer meski gak tahunya malah gak mumer tapi yang penting kami bisa singgah sholat di Masjid Jami’ di alun-alun kota Batu. Udara mulai dingin. Anak-anak yag awalnya pakai baju tanpa lengan mulai kami ganti dengan baju berlengan khawatir masuk angin. Dari sini kami memutuskan pulang dan tidak lewat kota akan tetapi lewat atas, jalan pintas yang akan melewati Jatim Park 2, Bali Ssecret Zoo, Predator Park dan BNS!.

Bersambung ya…..hehehe.

 

6 thoughts on “1 Minggu Liburan di Malang – Part 2

    • Karena Dino di Bali gak ada dan anak tertarik sama Dino.
      Dia into Dino banget. Nah, kalau Batu Secret Zoo menurut kakak yang sudah pertama ya ga ada beda sama Zoo pada umumnya bahkan biinatangnya lebih lengkap yang di Bali dan Zafa udah beberapa kali di Bali. Kaya pas mau ke Predator Park pas diceritain apa saja yang bisa dilakuin, ternyata di Bali Zafa udah pernah jadi nyari yang belum kan biar dapat experience. Hehehe.

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s